Hikmah Kabut asap dan tiadanya Hujan
Menjadi Negara besar seperti Nusantara, Indonesia, menjadikan bangsa ini memiliki wilayah geografis yang penuh dengan beraneka ragam tumbuhan, jenis kayu, tanaman dan flora fauna. Vegetasi tersebut memberikan manfaat kepada semua kehidupan di bangsa ini, akan tetapi bisa menjadi malapetaka bagi masyarakat dengan tidak memanfaatkan dan memjaga kelestarian. Alhasil bangsa indonesia telah merasakan akibatnya yakni adanya gangguan asap yang menyelimuti bumi sebagaian wilayah sumatera dan kalimantan. Ulah tangan manusia yang menjadi cirikhas manusia menyebabkan kerusakan di bumi telah menjadi nash yang tidak terbantahkan. Hal ini menjadi pertanda bahwa kejadian-kejadian yang terjadi di muka bumi adalah perbuatan manusia.
Mengembalikan manusia pada posisinya menjadi sebuah harmonisasi alam akan menjadi tugas terberat lainya. Oleh karena itu dalam pandangan agama, manusia harus melakukan pertaubatan yang sungguh-sungguh, hijrah pemikiran, perbuatan dan keyakinan yang satu, sehingga kembalinya manusia menyadari hakikat eksistensi dalam kehidupan dapat ditemukan kembali. Jikalau hal ini menjadi tidak dapat dilakukan, keberadaan manusia akan selalu lebih buruk lagi ke depannya.
Minggu, 06 September 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
KONTROL DIRI, PRASANGKA BAIK, DAN PERSAUDARAAN A. Kajian Kontrol Diri, Prasangka Baik, dan Persaudaraan 1. ...
-
Sungguh cintamu teramat besar Kau tanamkan pada kalbu kecilmu Kau rekahkan pada semua makhluk Kau hidupkan setelah kau matika...
-
Kolonialisme Keduniaan Menjadi bangsa dan negara yang maju, dan modern merupakan cita-cita pendiri bangsa. Demikian pula, Bangsa Indones...
-
KONTROL DIRI, PRASANGKA BAIK, DAN PERSAUDARAAN A. Kajian Kontrol Diri, Prasangka Baik, dan Persaudaraan 1. ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar