Selasa, 15 Juli 2014

Makna Nuzulul Qur'an

Peristiwa turunnya alqur'an sebagai kitab terakhir yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW untuk semua Insan dan Alam semesta menjadikan Al-qur'an berbeda dengan kitab-kitab sebelumnya.
Al-qur'an ini membawa isi dan pedoman kehidupan awal hingga akhir yang sempurna, sehingga tiada kitab lain yang dapat serupa dengannya.
Peristiwa yang demikian yang sering disebut sebagai "Nuzulul Qur'an", atau peristiwa turunnya Al-qur'an melalui tahap demi tahap. Tahapan turunnya Al-qur'an inilah yang menjadi Nabi SAW semakin teruji dan semakin besar Kenabiannya.
Dalam memaknai turunya Al-qur'annya ada 4 hal yang perlu dilakukan oleh Insan pewaris Al-qur'an.
1. Mendengarkan Al-qur'an;
Mendengarkan Al-qur'an dimaksudkan adalah mendengarkan suara dan ayat-ayat al-quran yang dibacakan kepada orang, manusia yang tidak memiliki kemampuan membaca dengan baik. mendengarkan al-qur'an merupakan amal ibadah terhadap al-qur'an yang sangat sederhana, namun demikian ia juga memberikan pahala kepada orang yang mendengar sebagaimana difirmankan " Apabila ketika mendegarkan bacaan Al-qur'an, maka dengarkan, agar supaya kamu mendapatkan rahmat".Mendengarkan Al-qur'an, diberikan kepada manusia mulia dari kandungan sampai ke liang lahat, hal ini memberikan tujuan, bahwa alqur'an menjadi rahmat dan keberkahan kepada yang membaca dan mendengarkan. 

2. Belajar dan Mengajarkan Al-qur'an
Al-qur'an merupakan bahasa Arab karena diturunkan dinegeri Arab, oleh karena itu bahasa Arab tidak mudah bagi orang Indonesia dan luar Arab, sehingga belajar dan Mengajarkan Al-qur'an yang berbahasa Arab merupakan tingkatan yang kedua. belajar dan mengajarkan al-qur'an juga memberikan pahala kepada orang yang belajar dan mengajarkan.

3. Membaca Al-qur'an
Membaca Al-qur'an disini adalah membaca dengan tadarus dan tartil dari setiap huruf, ayat dan surat yang ada di dalam Al-qur'an, membaca Al-qur'an  juga dimaknai membaca secara tekstual dan kontekstual. tujuan membaca ini dapat memberikan pemahaman terhadap esensi dan substansi kandungan al-qur'an.

4. Mengamalkan Alqur'an
Pengamalan Al-qur'an merupakan tahap yang perlu dilakukan oleh Qur'anis, dimana pengamalan adalah titik puncak peribadatan yang dilakukan manusia kepada Allah, sebab makna dan isi yang telah dibaca sebelumnya menjadi pemahaman, ilmu pengetahuan yang dimiliki semakin dalam sehingga perlu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
pengamalan Al-qur'an dalam dimensi manusia adalah awal kehidupan manusia dan akahir kehidupan manusia, dimana dapat dipahami ketika manusia lahir maka sudah diperdengarkan kalimat tauhid, dan dibacakan sebagian ayat Al-qur'an. Ketika kematian menimpa manusia, juga dapat dibacakan oleh manusia yang masih hidup. Inilah dimensi Al-qur'an diamalkan dalam kehidupan pertama dan terkahir.

Sapta Mulia, 16 Juli 2014

KONTROL DIRI, PRASANGKA BAIK, DAN PERSAUDARAAN A.                 Kajian Kontrol Diri, Prasangka Baik, dan Persaudaraan 1.     ...