Senin, 07 Mei 2018

Kebenaran Manusia

KEBENARAN, HATI DAN AKAL

Dalam sebuah kehidupan manusia, kebenaran barangkali menjadi langka jika kebenaran telah tercerabut dari hati dan akal yang jernih. akal dan hati menjadi bias, dikarenakan adanya nafsu manusia yang selalu menjadikan cara kerja akal dan hati tidak dapat menemukan/ memancarkan  cahaya kebenaran.

memang kebenaran manusia pada prinsip terdapat kebenaran mutlak, dan kebenaran relatif-nisbi, kebenaran mutlak ada pada kebenaran Tuhan-Allah pencipta segala sesuatu. Sedang kebenaran relatif ada pada kebenaran manusia. Sifat kebenaran ini menjadi pudar jika kebenaran yang dimiliki oleh manusia selalu termotivasi pada aspek-aspek yang mengganggu kebenaran itu, baik status, kekayaaan, maupun hati dan akal pada diri manusia.

Akal pada diri manusia pada dasarnya bersumber pada Hati, walaupun pintu masuk hati adalah akal, orang yang dapat membedakan kebenaran adalah orang sudah berakal/ baligh.Demikian pula hati akan memberikan pancaran pada seluruh aspek manusia, jika hati tidak tertutup oleh kebohongan dan ketidakbenaran.

KONTROL DIRI, PRASANGKA BAIK, DAN PERSAUDARAAN A.                 Kajian Kontrol Diri, Prasangka Baik, dan Persaudaraan 1.     ...