Jumat, 11 Januari 2019

FENOMENA MILINEAL PELAJAR




FENOMENA GENERASI MILINEAL

Jalan kehidupan ini terus bergerak bagaikan perputaran roda, yang terus menerus melakukan rotasi, sehingga terjadi pergerakan lamban atau cepat, hal ini tergantung pada factor jalannya kehidupan, dan yang mengatur kehidupan, dan kendali kehidupan.
Semenjak adanya kehidupan dan akan berakhir kehidupan, terus menerus silih berganti, ada sebuah teori yang menyatakan adanya perubahan sosial. Perubahan sosial manusia banyak terjadi karena factor kebutuhan kehidupan, mulai dari kebutuhan primer, skunder dan lainnya, akan tetapi tempat tinggal kita tidak dapat berkembang dan bertambah ( bumi). Bumi sebagai tempat tinggal tidak mengalami pertambahan sedikitpun, ia diciptakan dengan ketetapan dari semula, akan tetapi ia mengalami perubahan terus menerus seiring adanya perubahan pada manusia.
Pada prinsipnya alam semesta dalam arti disini bumi adalah makluk, maka iapun membutuhkan dimensi “makan” untuk keberlangsungan kehidupan. Namun sifat bumi sebagai makluk hidup, ia akan bergerak sesuai dengan ketetapan yang ditakdirkan oleh Allah. Keberadaan ketetapan takdir menjadikan ketertundukan bumi atas perintah-Nya.
Komponen bumi sebagai tempat kehidupan manusia sangat luas yang masih terbatas, karena bumi masih bisa dapat diukur oleh alat. Akan tetapi, manusia masih belum dapat diukur keterjangkauan pemikiran, kehendak jiwa, dan kemauan kehidupan yang sulit dikendalikan, selagi kebutuhan hidupnya belum terpenuhi.
Dalam kehidupan manusia sekarang, perubahan sosial sangat drastis, dimana dapat diindikasikan dengan feneomena-fenomena berikut ini:

  1. Tersedianya kebutuhan-kebutuhan-primer, skunder dalam manusia telah ada
  2.  Hasil kemajuan dan alat-alat teknologi sangat tersedia
  3.  Ilmu pengetahuan dan teknologi sangat tersedia dalam bentuk softcopy ( perangkat lunak), maupun cetak
  4. Guru tidak lagi menjadi subjek ilmu pengetahuan, tetapi bergeser internet (dunia maya)
  5. Sistem administrasi, birokari, politik, ekonomi, dikendalikan kepada system computer
  6. Nilai-nilai budaya bangsa semakin menurun terhadap intgritas, dan nasionalis bangsa
  7.  Agama menjadi symbol kebanggaan bukan menjadi symbol kenyataan, dan amalan kehidupan.
  8. Interaksi kehidupan tidak lagi menggunakan alat komunikasi murni ( Mulut) tetapi, gadget.

Fenomena-femonena tersebut merambah dalam dunia pendidikan khususnya di sekolah  antara:

  1. Pelajar, semakin disuguhkan hasil ilmu pengetahuan yang semakin lengkap menjadikan budaya instan mencari pengetahuan
  2. Penghargaan guru semakin berubah
  3. Budaya kerja semakin ditentukan oleh “duit”, “materialism” dan objek lain, tidak ada “pengabdian”, pahala, atau keduanya
  4. System komunikasi guru-murid semakin menjadi teman yang sebaya- tidak menjadi orangtua-anak.
  5. Budaya komunikasi verbal digantikan komunikasi nonverbal
  6. Budaya "bisu" merambah dalam kehidupan masyarakat sekolah, dengan adanya teknologi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KONTROL DIRI, PRASANGKA BAIK, DAN PERSAUDARAAN A.                 Kajian Kontrol Diri, Prasangka Baik, dan Persaudaraan 1.     ...